Wednesday, 10 March 2021

 Cerpen

 “NOODWEER”

Di zaman Pandemi terdapat terror yang aneh, Riris dan keluarga memang berhenti dari hobinya jalan-jalan keluar daerah, namun alasan survey rumah tinggal yang baru untuk masa pensiun ayah dan ibunya nanti menjadi alasan utama untuk pergi dan sesuai rencana dari jauh-jauh hari sebelum masa pandemic hadir telah di janjikan pada mantan RW kampung halaman ibunya Riris.

Sebelum brangkat ke kampung halaman, Riris menjemput adiknya dari sekolah dasar tidak jauh dari rumahnya. Dikala adik nya Ahmad sepulang sekolah mendapati mainanan baru yg sedikit rusak dan berusaha membetulkan mainan baru saja ia beli dan sedang murung karena Riris juga mengingatkan adiknya bergegas ke parkiran untuk tepat waktu agar tidak terlambat saling menunggu untuk segera pergi ke kampung halaman meski masih di satu provinsi yang sama.

Tiba-tiba Sontak ruang kelas dan sekolahan yang mulai sepi terdengar gema para murid dan orang tua wali yang teriak keras dan mendadak kisruh pantulan suara dari depan gerbang  sekolah, Riris terjaga berusaha santai walau kaget sejenak dan menenangkan adik nya, ia melihat hal yang tak terduga. Sekelompok orang berseragam hitam menyerang murid dan wali murid menggunakan benda kecil yang berbentuk seperti snack makanan hewan, di sebarkan mengenai sekumpulan murid dan wali murid yang sedang ramai pulang dari Luring di sekitar pintu gerbang sekolah, parahnya senjata tersebut jika mengenai manusia maka seperti meleh bahkan hangus seketika tak berbentuk dan tidak mencair berikut apa yang mereka kenakan.

Riris dan adiknya mengintip di sela bangunan sambil berfikir mencari jalan keluar agar tidak ter lihat sekelompok terror tersebut sedangkan satu sekolah tersebut sudah tersebar anggota terror untuk siap menyerbu orang yang ada di lingkungan sekolah. Riris memberanikan diri kabur perlahan dengan adiknya melalui pintu darurat jarang di buka pada sekolah tersebut melalui perlahan lewat samping sekolah, meski upaya pelarian Riris dan adiknya sempat terlihat oleh salah satu dari anggota penyerangan itu dan memberikan ia senyuman kecut terlihat dari sudut pandang mata si penyerang.

Sesampainya Riris dan adik di parkiran dan masuk ke dalam mobil dengan buru-buru iya memerintahkan kepada kakanya yang telah cukup lama menunggu dengan ayah nya untuk segera  saja pergi dari lingkungan tersebut, namun kakak Riris tetap bingung dan lanjut mengikuti perintah Riris dan segera menjemput Ibunya yg sedang membeli makanan untuk bekal di jalan nanti tak jauh dari jarak lingkungan sekitar. Dan ia berjanji di jalan saja untuk menceritakan hal itu.

Di jalan Riris dan adiknya bercerita tetang kejadian di lingkungan sekolah, dan ibunya terlihat panic, namun ayah Riris sedikit tidak percaya dan kakak Riris sedikit hawatir bahkan ingin putar balik saja melihat kondisi jalan mendadak macet dan mengintip di ujung tikungan ternyata ada hal yg serupa terjadi seperti diceritan oleh Riris dan Adiknya, namun karena Sudah janji dengan pengurus agen property dan mantan Rw kampung halaman, keputusan ayah tetap berjalan untuk lanjut berangkat ke Kampung halaman.

Sesampainya Tiga kilo meter menuju titik kampung halaman, kakak Riris berinisiatif untuk mengecek ban mobil persiapan untuk jalan di medan yg cukup memerlukan kondisi ban yang baik, dan bersamaan untuk mengecek rem dan air radiator sambil meluruskan badan sejenak di bengkel, sementara Riris, adik dan ibu bergegas mencari alat mandi untuk menginap nanti dirasa lupa untuk membawa sabun dan shampoo juga berniat membeli nya segera berinisitif jalan terlebih dahulu masuk ke kampung halaman yang di tuju sambil mencari warung terdekat dengan titik tujuan keluarga Riris untuk menemui janji survey pembelian rumah.

Kami bersyukur tak jauh dari gapura kampung halaman kami menemui warung yang lenkap dan sedikit ramai walau di sudut kampung seperti kampung yang sepi dan di tinggal penghuninya, kami sedikit berbincang pada pemiklik warung yang kebetulan sudah lama 10 tahun kami tak jumpa dengan Ibu Erot, singkat cerita kami mengobrol dan ibu Riris ingin sekali menengok Bpk dari Bu Erot yang sedang sakit keras beliau ingin bertemu dan kebetuan rindu dengan penduduk sekitar dulu pernah pengajian bersama ketika kami masih tinggal di desa tersebut semasa  beliau sebagai ustad dan sesepuh juga membimbing banyak anak-anak mengaji di kampung tersebut.

Namun Bu Erot mengatakan bahwa ayah nya tidak dirawat di rumah nya melainkan di kampung sebelah di mana tepatnya pada Rumah orang tua beliau. Karena Bu Erot sedang sibuk, kami di izinkan untuk berkunjung terlebih dahulu kerumah orang tua Bu Erot tersebut. Tak jauh dari warung, Riris tidak enak hati dan mengatakan pada ibu untuk tidak menengok karena masih masa pandemic dan mengejar waktu yang hampir sore untuk tepat janji pada pak Rw nanti, namun Ibu Riris tetap ingin menengok karena berfikir hanya sebentar saja. Terjadi debat logika dan berbagai mitos saat itu tidak boleh menengok selepas magrib anatara ibu dan Riris, dan akhirnya Riris dari ibunya mengalah meski adik Riris masih terlihat murung karena tak ingin ikut lanjut menengok Pak Hj Jumed ayahnya Bu Erot.

Tak lama dari Riris Adik dan Ibunya mendapati keramaian dan antrean untuk menuju perbatasan jalan kampung agar di cek suhu tubuh dan antre di wajibkan mengambil dokumen siap lapor bagi semua warga setempat, di sisi lain ada pula seperti sekelompok peneliti dari luar daerah ikut meng-antre dan seperti daftar tunggu menunggu untuk sesuatu, Riris sedikit heran dan tak asing lagi, rupanya diantara beberpa kelompok peneliti tersebut ada yang dikenal oleh Riris akhirnya mereka mengobol ia ingin meneliti dan masuk daerah isolasi daerah murni dan semacam tempat mengungsi dari daerah yang belum pernah terdampak pandemic, Ibu Riris semakin yakin bahwa sikap meng antre itu tidak salah.

          Riris masih berfikir ulang, tak hanya curiga bahkan tempat yang disediakan seperti tempat penjara, dan mengapa orang begitu ramai meski mengindahkan protocol kesehatan tetapi tempat di sediakan ini seperti tak layak untuk di tinggali, dan begitu antrean mendekati gerbang pintu masuk tempat tersebut, Riris menanyakan ulang kembali walaupun di depan petugas yang sedang berjaga kepada temannya mengenai tempat ini seperti penjara dan sambil berguyon temannya ini mengatakan iya ini adalah miniature penjara, dan Riris menanyakan dengan guyon kembali, kenapa mereka siap di penjara?, mereka tertawa dan pintu masuk segera di buka Riris terseret masuk pada tempat tersebut dan terpisah antrean dengan adik dan Ibunya.

          Dilain waktu yang bersamaan Mantan Tunangan Riris turut sedih mendengar bahwa Riris dan keluarga tak ada kabarsetelah kejadian yang menimpa di daerah sekitar sekolahan adiknya namun ia berusaha untuk mencari tahu keberadaan Riris dalam situasi kampung yang sedang mencekam terror yang aneh.

 Pada saat itu ia mengantarkan hasil panen ke pasar sekitar kampung untuk mensuplai sayuran ia Evan tak sengaja  bertemu dan berbincang dengan dengan Arafi yang menyamar sebagai asisten agen penjualan sayur dalam pasar setempat.

Arafi berbincang empat mata di balik toko-toko dan bangunan pasar, ia mengatakan bahwa terror tersebut peringatan agar ia mendapat kembali hati Riris, dalam keadaan sama-sama sakit hati tentang pengungkapan dendam pribadi masing-masing, Arafi mengajak untuk bersekongkol untuk membalaskan dendam nya dan bekerjasama dalam bisnis bersama untuk daerah kampung sekitar juga masalah pembebasan lahan dengan proyek pemerintah.

Namun Evan tak tega walaupun ia pernah mempunyai rasa kepada Riris dia tidak ingin memperkacau suasana pada saat itu dan menolak tawaran Arafi mentah-mentah, sontak Arafi tak terima dan terjadi keributan antara bodyguard Arafi melawan masyarakat pasar yg saat itu sedang sibuk bertransaksi jual-beli.

Pertengkaran usai namun Evan dan warga masyarakat pasar kalah oleh pasukan bodyguard Arafi, dan Arafi mengatakan kepada Evan agar tepat waktu untuk datang menemui nya di pabrik kecap kampung minggu lusa nanti perihal bisnis dan ancaman Riris beserta keluarganya.

          Sementara itu pada tempat kejadian banyak nya orang-orang yang sedang berkumpul seperti tersandra, Riris melihatTanpa kata Petugas mengarahkan berbaris bersaf, tanpa keberatan pun Riris ingin bertanya iya akan bagaimana setelah ini, namun tak di jawab bahkan seperti pelatihan militer saja semua di bentak untuk segera rapih berbaris, kadang Riris menyesal mengikuti keinginan orang tua yang masih percaya mutlak tentang mitos dan berujung mengapa feeling dan logika kenyataan Riris menjawab lain dalam kata tidak enak hati selalu mengalahkan apa kondisi seharusnya benar tak memperburuk prasangka hingga dia merasa menyesal membuang waktu sampai di gedung ini.

          Seperti di Sandra secara masal, ketika ada yang bertanya dengan beberapa pertanyaan mereka di tembak dengan senapan yang berpeluru seperti apa yang Riris lihat di lingkungan sekolah adiknya yang ber efek pada korban meleh dan mencair hangus menghilang seketika tapi tidak sepenuhnya habis jejaknya seperti pakaian dan benda lain selain kulit dan bagian tubuh terkontaminasi efek dari senjata tersebut.

          Riris cemas namun yang ada di benak Riris berdoa untuk keselamatan Ibu dan adik agar tidak mengalami hal yg sama juga ayah dan kakaknya supaya selamat dan menyelematkannya. Di sela jendela Riris melihat antrean sesudah dia memasuki gedung ternyata sudah makin sedikit namun tidak ada terlihat Ibu dan adiknya dari sorot pandang mata Riris yang kebetulan ia paling belakang barisan dan agak sulit terjangkau dari petugas dapat memantau keadaan luar.

          Suara dari beberapa temabakkan semakin penedek temponya, dan petugas segera menutup tirai jenedela menjadi setengah gelap dan remang-remang cahaya yang tembus kedalam ruangan, satu persatu barisan memasuki ruangan berikutnya, walapun anggota mereka sedikit karena sebagian sudah tumbang efek dari senjata yang aneh itu.

          Riris berada di kelompok terakhir, namun semakin rishi dan berputar otak bagaimana caranya selamat dari belenggu petugas yang aneh itu, di sislain para temannya grup penelitian itu ada yang membalas godaan petugas dari beberapa lelaki hidung belang dengan murahnya mereka menyerahkan diri. Riris makin panic, di sisi lain ia mengendap-ngendap bergeser pada tempat yang sangat minim cahaya dekat dengan seperti rak-rak buku berjejer memenuhi setengah ruangan itu tetap terus memantasakan arah kemana dia agar segera kabur ke ruangnan selanjutnya tanpa mengikuti cara temannya. Kecurigaan petugas semakin meradang, Riris pun sempat hampir di sekap dari hadangan petugas yg mengetahui gerak gerik bergeser dari barisannya.

          Dari beberapa orang pada barisannya kisruh berdebat dengan petugas dan mencoba kabur dan ia pun mengikuti hal serupa, Riris berhasil lolos dari pintu baja yang segera tertutup sambil melihat kebelakang melihat temannya yang tergoda melepaskan pakaian nya melakukan hubungan dan selurunya di tembak habis dan menghilang tanpa jejak. Dari upaya mengintipnya Riris tersebut berusaha untuk tidak menjerit karena tak tega juga berusaha untuk menyelamatkan diri.

          Pada Ruang berikutnya, Riris merasa aneh nampanya semua seperti damai-damai saja tak lupa ia pun saling berkenalan dan menanyakan tentang kegaiatan masing-masing orang yang berada di kelompok yang ia dekati.

          Namun kecurigaan Riris semakin terjaga ia mendapati cctv saat memegang trails ruangan sadar bahwa apa yang ia lakukan tak boleh terus terang dan selalu di pantau ia pun semakin menjaga diri dari segala hal lain yang menurutnya semakin bertambah bingung.

          Keesokan harinya, Semua orang di kumpulkan pada subuh menjelang pagi, eleminasi setiap orang dan di pindahkan masing-masing pada lain gedung, namun  Riris masih berfikir bagaimana caranya pergi dari area ini.

Adik Riris mengintip di fentilasi, Adik Riris menemukan otak dari pelaku yang di kenal warga sebelumnyaa, mengintip apa penangkal dari senjata itu dan berdiam di fentilasi selama beberapa hari, dilain kesempatan dia mengirim catatan kecil untuk menyelamatkan Riris keluar dari tempat itu berikut kondisi dan waktu yang telah dia tulis sebagaimana jadwal yang terdapat pada otak pelaku dalam rencana buruk nya yang telah dia salin dalam hp nya.

          Petunjuk pertama gagal yang ia sampaikan kepada Riris mendapati jatuh kertas tersebut menggelinding dan keluar dari tas Riris dalam pemeriksaan tas masing-masing orang untuk pengambilan yang dicurigai benda tajam dalam tas masing-masing orang, namun petunjuk kedua hampir gagal setelah di curigai bahwa ada suara getaran hp di atas fentilasi langit-langit gedung yang Adik Riris miliki.

          Hari selanjutnya Seperti biasa subuh menjelang pagi, eleminasi kembali terjadi, kali ini hampir habis semangat kareana lelah, dan saat ingin mengambil sesuatu di tasnya ia mendapati surat kecil membentuk gumpalan dan tak asing ia dengan gaya tulisannya yang Riris kenal, ternyata itu petunjuk dari adiknya, namun ia merasa cemas dan hawatir akan keselamatan adiknya, dan dengan hati terjaga ia mengikuti anjuran sambil menghafal kondisi dan pukul berapa ia harus melakukan sesuatu agar kode maksud surat tepat pada rencana upaya keluar dari permasalahan ini.

          Disudut gedung lain saat seluruh orang-orang tertata baris rapih di lapangan, ia melihat orang yang tak asing lagi ciri-ciri nya dan di sebut sebagai otak dari seluruh komplotan ini, walaupun sepintas namun ada hal aneh sedikit terlintas tak terduga dan mencoba menutupi hal itu dengan hanya mungkin salah paham saja melihat orang yang serupa yang dia kenal sebelumnya.

          Yang pandai dalam permaianan khas kampung dia selamat memecahkan teka tekinya, sedangkan adik Riris paham dengan kode dimana ia pernah bermain bersama otak pelaku komplotan saat di rumah  Riris ketika Adik masih sangat kecil, dan ia tau persis kode yang khas dalam memainkan permainan-permainan itu.

Penyekapan berakhir, semua di selamatkan oleh anggota polisi dan TNI atas laporan banyak warga dan salah satunya bukti rekaman percakapan pengaduan evan meyakinkan polisi untuk segera menyelesaikan kasus ini, melalui penyergapan secara tiba-tiba, Riris di selamatkan oleh Adiknya dan seluruh sisa orang-orang yang di Sandra segera di lindungi oleh polisi dan TNI, Anehnya Riris tak menyangka bahwa otak komplotan yang kejam melaukan semua hal ini adalah orang yang pernah ia kenal sebelumnya.

Otak komplotan memngakui kecewa pembullyan keluarganya dan ia merasa sangat hina ketika di olok sebagai anak nakal yang tidak bisa menjadi anak yang baik saat membela adiknya dan ikut tertuduh  kasus pemalsuan tandatangan daftar hadir keterterlambatan masuk sekolah padahal tak setiap harinya adiknya terlambat karena adiknya sedikit stress dan depresi masalah keluarga namun ia sengaja tak tepat waktu masuk sekolah hanya ingin membereska beberapa barang-barang rumah yg berserakan untuk tidak melukai ibu dan adiknya ketika menginjak bekas pecahan kaca dan barang-barang rusak di rumah juga tanda-tanda kiriman gaib teror yang meresahkan keluarganya berupa benda tajam darah kotoran hewan setelah beberapa kali melihat pertengkaran keluarga masalah hak waris keluarga. Serta pelaku kecewa kepada beberapa temannya semasa ia sekolah dan cinta nya merasa di tolak oleh Riris, di sisi lain otak  dari komplotan si pelakupun ini pun  sekaligus menderita kelainan psikis yaitu Glossophobia seperti  social phobia atau social anxienty disorder kekurangannya saat ia memaksa untuk mengungkapkan sesuatu rasa nya pada Riris dalam persiapan Rapat evaluasi pensi di depan umum acara gelar seni pada masa SMP dahulu dan terjadi pembullyan saat ia gagal untuk mengungkapkan hal itu.

Di pengadilan, terungkap alasan permintaan maaf tersebut, namun ketika sidang berlangsung warga kampung mengamuk merasa kecewa kehilangan anak sematawayangnya yang telah di bunuh pelaku dalam daftar nama korban pembunuhan yang telah di bunuh pelaku di bacakan oleh petugas pengadilan saat menjelang  putusan akhir akan di tetapkan dan keluarga korban  menusuk kedua mata pelaku menggunakan alat makan yang ia sengaja simpan dalam parcel makanan untuk pelaku namun terkena satu mata nya pelaku dan, di lerai oleh petugas pengadilan.

Saat pelaku segera di berangkatkan ke rutan, tiba- tiba ia menitipkan dua buah kertas pada seseorang berpenampilan tertutup dan tak pernah mengatakan sepatah kata ketika menonton di acara persidangan tersebut, tulisan dalam kertas tersebut yaitu pelaku bermaksud untuk tak meninggalkan semua jejak apa yang sudah ia lakukan. Orang tersebut adalah saudara kembar nya, yang di rumor gossip kan pada kampung tersebut telah meninggal menjadi tumbal keluarga…

Selesai…..

Sunday, 27 May 2018

Cerpen " Bayangan mu Alam Mimpi"

Cerpen
" Bayangan mu Alam Mimpi"
Sinopsis

"Dia telah pergi "
Tak pernah ku lihat kabar nya lagi, ketika waktu telah banyak menenggelamkan seluruh rangkaian kisah yang kuteruskan seperti tiada ujung dan penyelesaian, telah banyak hal yang ku abaikan. Suatu ketika di sudut yang terasa sepi ku temui suatu fikiran yang mungkin memang tak pernah ku temukan.... Hmm
Ku harap kisah itu tak membuka seluruh pikiran ku tuk mencarinya kembali, namun ini lah kisah yang membuat ku tahu arti belajar dari kata rindu yang sempat terlarang, kini memudar menjadi seperti rasa cinta yang terlambat.

"Prolog"
Seperti cinta datang terhambat karena ragu, seperti embun layaknya indah sesaat sejuk cepat hilang karena cahaya mentari.

Kemana diriku?
Kesendirian mungkin terlihat menyedihkan, namun mulai ku temui dimana diriku ini yang sebenarnya..

Apa yang telah terlewatkan mungkin tak akan bisa di ulang kembali, namun apa yang kita lupakan mengapa dapat di  temukan lagi di fikiran.

Yang membuat hidup ini menjadi terasa sangat besar dan tak terhingga
Adanya kebangkitan, adanya kepulangan adanya kepergian adanya jatuh.
Adanya berkembang kembali.

Awal cerita di hari itu,
Pagi dengan cuaca mendung itu, pernah ku temui sepucuk surat di depan pintu rumah yang ku tinggalin itu,  tak pernah ku baca dengan buru-buru karena ku harus tepat waktu tiba di kelas pukul 07:00 pagi.
Surat yang biasa di temui Diana bisa saja surat nyasar karena rumah yang ia tinggal ini bukan hanya beberapa kali berpindah hak milik sebelum dimiliki oleh bibi nya, tetapi ia tak pernah lupa untuk mengumpulkan surat-surat yang ia pernah temui.

Thursday, 20 June 2013

Lirik Lagu Maudy Ayunda , Cinta Datang Terlambat

Tak ku mengerti, mengapa begini
Waktu dulu, kutakpernah merindu

Tapi saat semuanya berubah,
kau jauh dari ku ,pergi tinggalkan ku..

Mungkin memang ku cinta
mungkin memang ku sesali 
Pernah tak hiraukan rasamu dulu..
Aku hanya ingkari ,kata hatiku saja
Tapi mengapa cinta datang terlambat..

Tapi saat semuanya berubah ,
Kau jauh dari ku pergi tinggalkan ku..
riskapdc.blogspot.com

Mungkin memang ku cinta 
Mungkin memang ku sesali 
Pernah tak hiraukan dirimu dulu
Aku hanya ingkari ,kata hatiku saja
Tapi mengapa kini , cinta datang terlambat..
  

Mungkin memang ku cinta 
Mungkin memang ku sesali 
Pernah tak k\hiraukan dirimu dulu
Aku hanya ingkari ,kata hatiku saja
Tapi mengapa kini , cinta datang terlambat..
  

Wednesday, 11 April 2012

Puisi Realistis


Puisi
Kau lah cahaya hudup ku
Pelangi di  senja hari itu tiba
Gambaran langit jingga hantarkan pilu
Diiringi dengan sejuta kenangan
Terhapus oleh mentari tenggelam
Menyimpan  sejuta kenangan
Diantara terjangan ombak
Di iringi rindu ku tak ada arti
Kini kau telah pergi
Tinggalkan ku seorang diri
Walau  perpisahan yang datang itu tragis
Menjadi suatu kenangan pahit
Tependam mutiara dalam hati
Akan cinta yg selalu abadi
Sebatang kara Galau Pendirian
Senjapun datang kembali
Sekilas cahaya mentari tlah pergi
Lepas gelisah dalam tangis
Memandang hidup yang sebatang kara ini
Deesah desih suara angin hempas kan duka hujan berlalu
Mencoba berlayar tak bernakhoda
Taktau arah kemana ku harus melangkah
Laksana badai goyahkan pendirianku
Hati merana ,tak kan hilang dalam kesendirian
Sendiri ,ku dibalut sepi kini tiada tempat tukber curahlagi
Sesalku Hilang harapanku
Kau datang saat ku gelisah
Kau datang saat kubahagia
Hilang tawa ,datang sebuah penat
Meratapi indahnya harapan
Merasa semua sebatas impian
Suasana hitam menutupi ingatan
Jiwaku resah karna kegalauan
Resah jenuhku hilang kan pendirian
Terombang ambing selalu merasa bimbang
Kemenangan ku ,sebatas harapan hati
Tak seindah ,bintang-bintang yang telah menanti
Akan kesempatan,yang berkunjung pergi
Mungkin kesempatan itu tdk datang unuk kedua kali
Sesalku tiada arti ,ku hanya meratap dlm hati
Harapan telah mati






Sunday, 14 August 2011

cerpen “SAHABAT MUNAFIK”

Nama aku Rita ,nama sahabat aku Clara , dan  Shinta.awalnya kami selalu bersama tetapi lama kelaamaan kami berpisah ,selalu saja ada rintangan ,penghalang dan ke gagalan dalam mencari sebuah impian , kami berpisah kami berpisah  saat masalah tak bisa diselesaikan lagi. Semua menjadi egois memikirkan diri sendiri hanya saja shinta , tak bisa menahan amrah sehingga ia menjadi egois memikir kan diri sendiri. Seiring waktu lamanya berjalan hanya aku aku(rita) dan clara , selalu bersama sahabat ku memang clara  pernah menyukai seorang laki-laki  tapi selalu banyak halangan dan rintangan ,berbagai cara ia lakukan  agar impianya agar impianya bisa tercapai ,sungguh pahit dia alami .

 awalnya ku dan sahabatku clara & shinta .selalu bersama  dalam suka dan duka andai kata  ku hanya bisa berharapdan berjuang demi persahabatan antara beberapa perbedaan  yang mungkin sulit di terima .ya walau pun semua manusia kelihatanya sama,tetapi banyak perbedaan, suatu hari aku dan clara & shinta , kami bertemu waktu pertama masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) , kami dulu ,saling membantu dan kami selalu bersama walaupun sedikit perbedaan namun tak apalah,sebagai sahabat saling menutupi kekurangan yang ada dalam persahabatan. suatu hari aku dan sahabat aku sedang bermain di depan kelas waktu itu ada sekelompok anak  kelas VIII. B .memang kelas VIII. B terkenal dengan sombong dan angkuh menurut sebagian gossip di kalangan angkatan kelas VIII. Tetapi ketika  itu anak kelas VIII. B sedang  lewat di depan kelasku,  aku sedang bermain dan bercanda bersama sahabat aku ketika itu pula aku dan sahabat aku sedang asyik saling meledek –ledekan sama sahabat aku .

aku berkata dengan sahabat aku: “eh kalo jalan itu lho nge sok banget sih udah kaya foto model aja deh,jadi photo model aja lho gak ke sampean hahaha”. Sahabat ku jawab: “ ya iyalah ,harus dong kan biar diliat keren gituloh hahaha!” aku jawab : cie-cie model baru nie yeee… cara jalan nya.. patut di tiru nih besok-besok gue jadi fans lu fix hahaha…

waktu aku sedang berbicara dengan sahabat aku  pas banget  kebetulan bertemu anak kelas VIII. B melewati kelas ku  filingku mereka mungkin tersinggung  ya sudah ,tetapi maksud ku dan sahabat-sahabatku tidak seperti itu ku hanya bercanda dengan sahabatku bukan menyinggung perasaan mereka. ya sudah ku diam kan saja mungkin filingku tidak benar itu hanya perasaan ku saja yang tidak enak. dua hari kemudian , aku dan sahabat aku di panggil guru tidak tahu kenapa  tetapi filing aku tentang anak kelas VIII. B .waktu dipanggil ternyata filingku benar . aku dan sahabat ku  di panggil guru seprti ini.

guru itu berkata kepada Clara: "Clara kamu ada masalah  sama anak kelas VIII. B?"

clara menjawab: " Tidak ada bu  memang nya ada apa bu ?"

bu guru berkata: "Benar kamu tidak ada masalah?"

clara menjawab: " Benar bu clara tidak punya masalah"

bu guru berkata: "Ya sudah klo memang tidak punya masalah ,tapi awas ya kalu kamu ada masalah ibu                                                                                    akan menurunkan nilai kamu. Dan ke mungkinan kamu tdak akan naik kelas. apa benar kamu tidak ada masalah  ?..."

clara menjawab : "Benar bu tidak ada masalah

bu guru berkata  :" Ya sudah kembali sana ke kelas"

clara menjawab : "Ya bu"

sesudah itu aku dan sahabat aku bingung, dalam fikir aku ada apa  ya bingung kok tiba tiba  bu guru memanggil aku dan sahabat aku. Apa salah aku dan sahabat ku.” Aku cari tahu tentang semua  masalah ini” lama-kelamaan aku dan teman aku tau informasinya. Rupanya filingku dan sahabatku benar VIII. B itu tersinggung karena 2 hari yang lalu aku bercanda dengan sahabat akudi depan kelas. Lalu mereka mengadu domba kepada ibu guru dan ibu guru itu percaya akan kata- kata anak kelas VIII. B,dan itu penyebabnya ku di panggil guru tersebut. Tapi kok anak kelas VIII. B dia membawa-bawa masalah  IX. F “ waduh ada apa ini ? aku dan sahabat aku jadi bingung???.tapi aku dan sahabat aku dalam masalah ini lebih lengkap  dari kelas lain  . ternyata aku tahu bahwa anak kelas VIII. B ini selain cari-cari masalah mereka itu semua sedang mengincar dan menyukai kakak kelas IX. F. aku dan teman aku   mendengar kabar itu dari kelas kelas lain dan aku dan sahabat aku mendengar mereka sirik dengan clara karena clara di sukain sama anak kelas IX. F . tetapi aku clara,dan shinta , kami tidak tahu , kalau anak kelas VIII. B itu suka sama kakak kelas IX. F . tapi juga jikalau anak kelas VIII. B  dalam fikir ku “ kalau memang suka ya silah kan saja, dan jangan  mengganggu aku clara dan shinta.filing aku mengatakan kalau si shinta itu suka juga sama kakak kelas IX. F. lama-lama filingku benar si shinta memang suka sama kakak kelas IX.  F. yang namanya kak Farzan dan 2 orang temanya selalu bersama kakak Farzan 2 orang temannya tersebut bernama razik dan Rian.waw kacau kalau aku  dan sahabat aku relain ituanak kelas XI. F yang tadi , bagai mana sahabat aku kalau begitu .

          ya juga sih aku dan teman aku awalnya gak suka sama anak kelas IXF tp ,niat aku dan clara hanya membantu si shinta untuk bisa mendekat ke pada kak Farzan anak kelas IX. F yang tadi. Tapi niatnyabukan merebut gebetan si shinta . maksud aku dan clara ,aku kenalan  sama kakak Farzan anak kelas IX.F Fitu ,ya di fikir fikir ,lumayan kan sahabat aku ada peluang untuk mendekat kepada kakak kelas tersebut , waduh yanga ada seakarang si shinta sahabat aku mulai mara & cemburugara-gara aku dan                          clara kenalan sama kak Farzan, sahut Rita dalam batin nya resah tentang masalah sahabatnya.

          Waduh aku “bingung aku dan clara sangat bingung harus bagai mana lagi dia si shinta sahabat aku  sudah terlanjur marah, malah di panas –panasin dengan anak kelas lain yang sama-sama suka dengan anak kelas IX. F ,ya sudah marahnya tambah menjadi jadi.lama-lama sifat sahabatku shinta ini mulai menjauh dari aku dan clara .Tak tahu mengapa ia menjadi egois memikirkan diri sendiri.dan ia berusaha supaya ia mendapatkankak Farzan , bagai mana caranya ia sungguh sangat tidak masuk akal .shinta membuat satu grup yang gak jelas banget selalu menyakiti prasaan orang lain dan ia suka menyindir siapapun bila ada penghalang dimana kapan pun ia mau shinta selalu dendam dan menyakiti orarang tersebut bila menghalangi langkahnya dan bila sengaja maupun tidak sengaja. selalu saja shinta seperti itu. keseharian ia kini berubah tak seperti dulu lagi yang suka bercanda dan suka tertawa dan juga membantu satu sama lain. kini ia berubah menjadi pemarah pendendam selalu menyakiti prasaan orang lain. Ia membuat gossip supanya aku dan clara di benci banyak orang dan dijauhi oleh teman-teman dekatku.

Akhirnya semua menjauhi aku dan clara karena terpengaruh oleh grup shinta semacam genk alay nya. Apa boleh buat semua tlah terjadi  takkan bisa ku hentikan.dan akhirnya akumenemukan sahabat sejati yang lebih baik dari pada shinta, ya meskipun banyak kekurangan nya kami selalu saling berusaha berbagi sebagai sahabat bisa menutupi kekurangannya.

          Seiring waktu berjalan ,semakin hatiku dan sahabat –sahabatku sakit karena di ejek ,dan di hina dan juga di sindir selalu dengan genk shinta tapi aku diam saja ,dan dengan sabar pasti tuhan akan  member jalan kebenaran. tetapi sahabat- sahabatku  ini semakin geregetan tuh sama si sihinta , yasudah  aku coba tenangin semua  ya sudah semua pada sabar dan tabah. aku dan sahabat aku bukan diam tetapi takut, tapi aku dan sahabat aku diam , sabar dan tabah mencari jalan yang lebih baikdan tidak menyakiti perasaan orang lain. bukan seperti shinta sahabat munafik ,ia diam  tapi sama-sama suka tetapi ia  tidak mengakui kesalahan diri dia sendiri, ia diam karena terlalu takut kehilangan apa yang iya sangat sukai dan,selalu menyakiti prasaan siapapun yang mungkin sengaja dan tidak sengaja menghalangi langkah si shinta.

          Tapi lama kelamaan perasaanku semakin bingung kepada clara ,awalnya clara benci . lama lama kok clara bisa menjadi suka ,sukaitu lama-lama biasa menjadi  sayang ,sayang itu lama-lama bisa   menjadicinta. Clara bicara ke pada ku .

“Tapi mengapa tuhan baru saja member prasaan itu kepada ku,kenapa  gak dari kelas 1 smp , seolah –olah ku punya waktu 1 semester lagi dari hari pertama masuk sekolah setelah lbur dari semester ganjil,” seprti  itu  clara berbicara  ke padaku. Dan clara curhat padaku “ mudah-mudahan gak kaya pengalaman ku dulu yang terpisah dari kekasih impianku, karena waktu itu , aku pernah suka dengan dia terus  gak biasa ku manfaatkan waktu ku dengan baik ,semua hilang begitu saja dan ku belum sempat mengungkatkan rasa itu ke dia…

          Aku gak mau ke jadian itu ter ulang untuk kedua kali nya ,usahaku untuk melupakan si dia cukup butuh waktu yang sangat lama , dia dulu pergi dan menghilang tak ku duga ia telah tiada  meninggalkan dunia ini . apa boleh buat semua tlah  terjadi semua takdir tuhan semoga saja taakan terulang lagi di hidupku untuk kedua kalinya...rasa sakit yang dia alami sungguh sangat perih andai saja di bisa mengulang hari dan waktu … pasti dia akan bahagia  tapi semua takdir tuhan, ini semua hayalan nya mana mungkin terwujud menjadi kenyataan .dalam fikiranku mudah-mudahan hal ini akan terwujud baiknya clara nanti akan bersama seorang yang salingmencitai dalam hidupnya, clara berkata ku harus berusaha semaximal mungkin  agar kak Farzan tau perasaanku . seperti itu clara bicara ke padaku.

          Dari hari –ke hari  dari waktu ke waktu clara mencoba untuk mendekat ke kak Farzan ,wah ternyata ,gak salah lagi kak Farzan itu banyak di idolakan dari anak kelas 1a sampai H, VIII paling tepatnya satu sekolah itu. Semua cewe-cewenya sama mereka meng idolakan kak Farzan . ya gimana mungkin clara harus hati- hati ,agar clara tidak ketahuan sama anak-anak kelas lain. Setelah itu.

Berbagai gossip datang tiba-tiba yang sampai ke kuping clara, sungguh clara sangat perih ejekan dan fitnahan juga selalu menghampiri hari-harinya di sekolah, clara berkata : ku harus bagaimanalagi”.gak ada cara lain kalau ku nyerah ?tambah ejekan fitnah dan gossip sungguh perih dan kemungkinan takkan berhasil”tapi kalau ku lanjutin ini semua untuk mendapat kan hati kak Farzan’ rintangan nya lebih berat dari pada sebelumnya’dengan waktu yang sangat singkat ku bingung dan ragu”ku harus bagai mana???’… ya sudah ku lanjutin  mudah-mudahan tuhan memberikan  apa yng aku inginkan .   

Hari demi hari waktu demi waktu ,dia melanjutkan apa yang dia inginkan

Dia mendapat kan sahabat yang baru namanya.nisa ,fitri,dan aisyah.awalnya mereka baik ,danselalu perhatian kepada aku dan clara.tapi semakin lama mereka nisa ,fitri dan aisyah  semakin sifatnya berubah.tak tahu mengapa ku mulai curiga gerak-gerik nisa ,firasat yang aneh sama yg dirasakan oleh clara ,semua berubah saat ku dan clara dekat dengan kak Farzan. Kata hati clara mengatakan  : bahwa kalau nisa ,fitridan aisyah  mereka  licik, hanya mengandalkan clara sebagai alat untuk mendekatkan mereka ke pada kak fahan. Namun bisikan hati clara dihiraukan saja oleh clara ,clara tetap tidak percaya .walaupun aku sahabatnya ,tapi ku tidak bermaksud menghalangi langkah clara .ku hanya membantu clara supaya mempercayaikata hatinya .mungkinsaja kata hati yang baik itu benar ,tapi clara menghiraukan saja tentang kata –kata ku.ya tak apalah tapi lama kelamaan claramulai merasakan ,ternyata kata Hati nya dan firasatnya benar . mereka Nisa Fitri dan Aisya meninggalkan clara dan aku .saat mereka telah mendapat kan hati kak Farzan .awanya mereka baik dan tidak mengakui kalau salah satu  dari mereka  menyukai kak Farzan ,semua kompak dan selalu  membohongi ku dan clara .rupanya nisa , fitri dan aisyah ku tidak tahu sebelum ku dan shinta menjadi musuh, Nisa, Fitridan Aisyah adalah teman baik  Shinta, dan saat ku  dan clara dianggap shinta menjadi musuh shinta ku mulai tahu saat ini kalau nisa fitri dan aisyah adalah  suruhan shinta dan mereka hanya mata-mata Shinta, Aku dan clara baru tahu sekarang,mereka nisa ,fitri dan shinta ternyata  mereka semua  sahabat munafik mereka selalu membohongiku dan clara,selalu mengingkar jani  dan selalu dendam kepada ku dan juga clara.

          Ku dan clara selama ini tidak menyangka bahwa mereka adalah sahabat munafik dan kata sahabat munafik benar-benar ada.clara mencari cara lain agar kak Farzan tau tentang perasaanya sekarang.lama kelamaan sifat kak Farzan pun menjadi berubah ku dan clara tak tahu mengapa ? kini sifat kak Farzan menjadi sombong dan angkuh .ku dan clara  tidak tahu mengapa?.

Di sisi lain dalam pikiran Farzan mulai mencari tahu kecurigaan tersebut diam-diam dari berawal desasdesus gossip hingga sahabat Clara yg aneh, dia mendadak menjadi tertutup kecuali untuk berbicara dengan Clara dan Rita.

          Kini waktuku sebentar lagi hanya 3 bulan , sebelum dia lulus ,waduh bingung-tamah bingung lagi fikir clara seperti itu . clara berkata :” seandainya kak Farzan tau ya allah bahwa aku sayang banget sama kak Farzan ,aku gak mau kehilangan kak Farzan apalagi sampai pisah ,semoga saja jangan sampai seperti itu.amin ya allah… “

Semua jadi berubah membuat bingung clara ,semua telah clara usahakan tapi selalu gagal .apa yang harus kulakukan??? Clara berbicara seperti itu kepadaku.tapi clara mulai heran setiap bertemu kak Farzan ,mengapa kak Farzan membuat clara menjadi senang ,meskipun clara harus melupakan kak Farzan mengapa clara selalu tak bisa ,meski clara harus membenci kak Farzan tapi mengapa selalu tak bisa.dan kak Farzan pun selalu menatap clara mungkin dengan rasa kasihan dan sayang atau tidak tahu mengapa mereka clara dan kak Farzan selalu tidak bisa bersama –sama saling melupakan.

          Dan clara heran lalu ia berkata : mengapa ku selau ingat kak Farzan ,tapikan aku harus melupakan dan membencinya  tapi mengapa selalu takbisa.kusenang bila kak Farzan sehat waalfiat dan dalam kea adaan baik, meskipun ia sekarang tak tahu tentang rasa sakit ku karena kak Farzan memilih sahabat ku nisa yang lebih percaya dengan pembicaraan nisa yang selalu  menghianatiku dan menjelaek –jelekan ku di belakang kak Farzan. Ya sudah apa boleh buat ku bingung kenapa semua orang membenci padaku padahal ku ingin berbuat baik ,malah di tuduh sebagai orang jahat.semua ulah shinta dan empat mantan sahabat kuselalu menyebarkan gossip di semua kelas. Apa maksud mereka .?khirnya clara  mempunyai teman baik ia laki-laki namanya firman ia baik lebih perhatian dari pada kak Farzan .ia selalu membuat clara bahagia bersamanya. lama kelamaan clara sedikit demi sedikit clara bisa melupakan kak Farzan .akhirnya clrara memiliki rasa cinta dan  walau pun hanya sedikit tapi clara merasa bahagia bila bersama kak firman. Akhirnya waktu trus berjalan kak firman mengungkapkan rasa  cinta kepada  clara. Namun clara terima dengan setulus hati.seiring waktu berjalan nisa mendapatkan kak Farzan. Calara tahu informasinya dari kelas-kelas lain. Hati clara mulai saki tapi selalu di hibur kak firman meskipun kak firman tidak tahu bahwa hati clara  sakit karena ulah nisa mendapatkan kak Farzan. Tapi kak firman selalu membuat clara bahagia.

          Akhirnya hari perpisahan pun tiba clara sangat sedih saat ke hilangan kak firman, clara mengucapkan kata terakhir clara saat berpisah dengan kafirman lalu mereka saling berrtukar sebuah kado kenag-kenagan.Tapi clara melihat dari kejauhan nisa dan kak Farzan  sepertinya ada masalah ,lama kelamaan saat kak firman pergi sebentar untuk  menemui teman temanya , dari kejauhan clara melihat bahwa kak Farzan di panggil –panggil  oleh nisa tetapi kak Farzan tidah mau dan menjauhi nisa,dan tiba –tiba   ternyata kak Farzan menemui clara  dengan tergesa- gesah ia berbicara kepada clara.

Kak Farzan :  clara aku mau bicara dengan kamu sebentar

Clara menawab: ya kak ada apa?

Kak Farzan : maaf ya sebelumnya minta maaf klau kak punya salah kepada kamu

Clara menjawab : lho kok minta maaf kan harusnya clarara yang minta maaf  klo ada masalah ke kakak.

Kak Farzan : ya maaf, kalau memang sebelumnya kamu pernah ngejar-ngejar kakak ,tapi maaf klo selama ini kalau selama ini kamu merasa gak di anggap. Semua udah tau kok siapa yang bikin kakak benci kamu  dulu  tapi tolong maafin kakak ya , kakak minta maaf.

Clara menjawab : semua memang salah clara aturan dari dulu clara jangan pernah ada di hidup kakakdan aku dan kakak gak pernah tau saling punya rasa kan masalah nya  seperti ini  tambah runyam, ini semua salah clara sekali lagi maaf kalau ganggu , ya sudah  sekarang clara mau ke  kak firman.

Kak Farzan : tapi semuakan salah kakak maafin kakak ya maafin.

Clara menjawab : ya gak papa “ udah sekarag clara ,mau ke kak  firman.

Kak Farzan : tar dulu bentar clara aku ma biacara dengan kamu sebentar .

Clara : mau bicara apa lagi kak? Tentang masalah kakak ? udah tau koko semua  uadah clara maafin kok  tp selain itu kakak mau bicara apa kakak?

Kak Farzan : mungkin ini hari terakhir kakak ,kakak hanya bisa berharap kamu akan memaaf kan kakak .clara maafin kakak ya ?

Clara menjawab : ya pasti clara maafin

Kak Farzan : kakak mau bicara sebentar …

Clara  menjawab: ada apa kak???

Kak Farzan menjawab : kakak sayang sama kamu  kaka cinta sama kamu ,mau gak kamu jadi pacar kakak

Clara menjawab : ….???

Kak Farzan : kok diam sih ???...

Clara menjawab : maf kak kalau soal itu gak biasa !”

Kak Farzan : kenapa clara ,kenapa clara kamu sudah punya pacar ???

Clara menjawab: ya kak maaf kak clara sudah punya pacar.

Kak Farzan “ kenapa ?” siapa dia?”

Clara menjawab : dia adalah kaka firman  memangnya kenapa kak?

Kak Farzan : maafya ganggu ,maaf

Clara menjawab : ya gak papa kok

Setelah itu si nisa datang  lalu berbicara kepada kak Farzan di depan clara

Nisa : kak maf ,nisa mau bicara niasa mau menjelaskan tapi tapi,,……taptapi……….???

 Kak Farzan  : apa niasa mau menjelaskan apa!!! Semua udah jelas ,kamu yang bikin kaka benci clara ……. Ya kan jawab!!!!!......

Nisa  menjawab : tapi kak tapi nisa…….???

Kak Farzan : jawab…..!!! berarti semua udah jelas kan!!!!  Yasudah clara kakak pamit dulu ya jaga diri kamu semoga sehat selalu  & jangan pernah lupain kakak meskipun maaf kaka sudah menyaakiti hati kamu maf sebelumnya clara atas segala kesalahan kakak , mungkin ini pelajaran buat kakak setelah kakak berbuat kesalahan kepada seseorang yang mungkin sebelumnya kaka menyukai kamu dari awal kamu naik kelas VIII ” tapi kakak menghiraukan perasaan itu dan kakak maaf sudah mempercayai pembicaraan yang gombal tentang kejelekan kamu selama niasa ber sama kakak. Ku mohon  clara maaf kan semua kesalahan kakak ya clara maafin  ya clara peleases maafin clara …?

Clara menjawab : ya kak semuanya pasti clara maafin kok……

Nisa berkata : kak tunggu jangan pergi

Kak Farzan : ???........

Nisa  berkata : kak maafin nisa , kak maafinnisa semuanya ulah nisa maafin kak ku mohon kakak akan memaafkan  nisa……?

Kak Farzan : asal kamu janji nisa jangan mengulanginya untuk kedua kali ke pada clara .karena kaka gak akan maafin kamu  selama lamanya……..

Niasa menjawab : ya kak …gak akan terulang lagi.maafin nisa  mohon maafin kesalan nisa kak  maafin kak……

Kak Farzan : ya kakak maafin  sebelumnya kamu harus minta maaf  sama clara “….

Nisa  : ya kak ……..”

Lalu nisa meminta maaf ke pada clra

Nisa berkata  : clara maafin  aku  selama ini aku pernah salah dan melakukan kesalahan  maaf ya clara maaf……..

Clara : ya gak papa kok ……….”

Nisa  ; syukulah akhirnya kamu memaafkan ku  makasih clara trimakasih………”

Clara : ya sama-sama

Akhirnya mereka nisa ,fitri aisyah dan clara dan juga kak Farzan menjadi  sahabat kembali  tetapi shinta tidak ada dalam acara perpisahan ter sebut tidak tahu menagapa .tetapi clara mencari shinta ,agar  shinta dapat berkumpul sesuai ke inginan shinta waktu dulu.Saat clara melihat dari kejauhan, rupanya shinta ada di sebrang jalan tidak tahu shinta sedang apa , lalu shinta tiba –tiba lari saat shinta ketahuan melihat mereka dan clara menjadi akrab dan tidak bermusuhan lagi.

Saat clara mencoba mengejarnya,tiba-tiba  sebuah mobil truk besar  menabrak clara . namun clara tidak melihat.saat ia hendak mengejar shinta. Mungkin inilah saat terakhir clara,  ia meninggal dunia saat ia tertabrak sebuah mobil besar tersebut. Langkah shinta terhenti saat mendengar keramaian yang ada di belakang ia. Ia bergegas melihat  di kerumunan tengah jalan. Ternyata tidak salah lagi ia adalah clara teman ia yg ia benci selama ia mendapat kan hati kak Farzan. Ia merasa menyesal setelah sahabatnya menjelaskan tentang apa sebenarnya terjadi dan semua hanyalah kesalah pahaman.

Saat kak firman mencari clara ,ternyata  clara sudah tiada, kak firman merasa sakit kehilangan clara dan hal yang sama di rasakan oleh para sahabatnya danjuga shinta .penyesalan terlambat .karena shinta meninggalkan clara saat clara ingin memintamaaf..TAMAT

*Mohon maaf bila ada kesalahan kata-kata atau tulisan ,dan bila ada kesamaan tempat atau latar cerita di atas hanya fiksi belaka diatas.kepada pembaca semoga ada hikmah dalam cerita di atas aku ucapkan terima kasih Wassallammu’alaikum Wr.Wb